Simulator Double-ERP dengan Relevance Bridge

ERP A = master (semua transaksi). ERP B = laporan keuangan pajak (subset terfilter). Sebuah transaksi masuk ERP B bila memenuhi salah satu dari 3 jalur: pajak langsung, turunan/lineage, atau tag manual. Ubah aturan & centang tag di bawah untuk melihat hasilnya.

ERP A — Master

Laporan keuangan semua transaksi. 12 transaksi (selalu 100%).
Produksi, Inventory, AsetWO, transfer stok, adjustment, depresiasi
Penjualan & Pembelianber-PPN maupun non-PPN
Tag saat menjurnaltombol "Kirim ke ERP B" (Jalur 3)

Middleware Bridge

Menentukan relevansi pajak & menjembatani.
1 · Captureevent + flag pajak + link lineage + tag
2 · Relevance Engine3 jalur OR → relevan_pajak?
3 · Transform & MappingCOA, kode pajak, entitas
4 · Post & 5 · Reconcilejurnal idempotent, cocokkan A ↔ B

ERP B — Pajak

Laporan keuangan pajak (terfilter). 8 transaksi diterima.
GL Pajak + PPN/PPhe-Faktur, bukti potong
HPP & biaya terkait pajakalur produksi via lineage
PelaporanSPT Masa, rekap DJP/Coretax

Tiga Jalur Relevansi (aktif/nonaktifkan untuk simulasi)

Jalur 1 — Pajak Langsung

Transaksi mengandung PPN keluaran/masukan atau PPh potong-pungut.

Jalur 2 — Turunan / Lineage

Bagian rantai HPP dari output kena pajak (transfer stok, WO, adjustment), atau depresiasi aset yang dibeli ber-PPN/PPh.

Jalur 3 — Tag Manual

User menandai transaksi lewat tombol saat menjurnal (kolom "Tag" di tabel dapat dicentang).

masuk_B = ( pajak_langsung & J1 ) OR ( lineage & J2 ) OR ( tag_manual & J3 )

Batch Transaksi Harian (ERP A menampung semuanya)

#TransaksiPajak
langsung
LineageTag
manual
Jalur pemicuHasil
12
ERP A (master, selalu semua)
8
Juga masuk ERP B (relevan pajak)
4
Hanya ERP A (non-pajak)

Coba: matikan Jalur lineage → transfer stok / work order / depresiasi keluar dari ERP B (angka B turun). Centang Tag manual pada baris mana pun → transaksi itu langsung masuk ERP B walau tanpa pajak. ERP A tetap 12 apa pun yang terjadi — selisih A−B selalu terdokumentasi sebagai "non-pajak", bukan data hilang.