ERP A = master (semua transaksi). ERP B = laporan keuangan pajak (subset terfilter). Sebuah transaksi masuk ERP B bila memenuhi salah satu dari 3 jalur: pajak langsung, turunan/lineage, atau tag manual. Ubah aturan & centang tag di bawah untuk melihat hasilnya.
Transaksi mengandung PPN keluaran/masukan atau PPh potong-pungut.
Bagian rantai HPP dari output kena pajak (transfer stok, WO, adjustment), atau depresiasi aset yang dibeli ber-PPN/PPh.
User menandai transaksi lewat tombol saat menjurnal (kolom "Tag" di tabel dapat dicentang).
Coba: matikan Jalur lineage → transfer stok / work order / depresiasi keluar dari ERP B (angka B turun). Centang Tag manual pada baris mana pun → transaksi itu langsung masuk ERP B walau tanpa pajak. ERP A tetap 12 apa pun yang terjadi — selisih A−B selalu terdokumentasi sebagai "non-pajak", bukan data hilang.